Advertorial News

Kendaraan Listrik Diluncurkan, Samsun : Infrastrukturnya?

LintasMahakam.com, Samarinda – Belakangan kendaraan listrik mulai marak dicari oleh masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim). Meski belum ramai diburu, namun warga gencar membicarakan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) tersebut.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun masih mempertanyakan efektifitasnya terutama sebagai kebutuhan masyarakat. Sebab, sejauh ini masyarakat Indonesia khususnya Kaltim hanya mengenal kendaraan bermotor dengan berbasis bahan bakar minyak (BBM).

“Ya kan kita bisa lihat dulu, bagaimana KBLBB itu, apakah benar menjadi kebutuhan masyarakat,” sebutnya. Menurutnya, isu yang tengah marak di masyarakat dikhawatirkan dampak latah membeli KBLBB. Dia tidak ingin hal itu hanya menjadi euforia semata.

“Bisa dilihat kan, artinya euforia itu seolah-olah saja. Kalau memang itu diprogramkan, maka harus dilakukan secara masif. Jadi kesiapannya sudah harus terukur semua,” sebutnya.

Meski demikian, dia tidak menampik jika kemunculan KBLBB adalah upaya pemerintah dalam mengurangi tingkat penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan mengurangi emisi. Namun jika tidak siap, maka hasilnya juga tidak bagus. Untuk itu, ia meminta kepada seluruh pihak untuk menyiapkan perangkat yang dibutuhkan.

“Apalagi kalau mobil listrik nanti menggantikan mobil-mobil niaga, atau mobil-mobil pribadi di masyarakat Kaltim. Siap atau belum infrastrutrukturnya, tempatnya, power daya listriknya, semuanya siap atau tidak,” jelasnya.

Saat ini yang utama, lanjut dia, pemerintah harus memerhatikan infrastruktur jika ingin meluncurkan produk kendaraan baru. Dia berharap pemerintah tidak hanya sekedar mengeluarkan kebijakan, namun juga mengkaji kebutuhan lain seperti infrastrukturnya.

“Semua infrastrukturnya harus disiapkan, tidak hanya sekedar membuat kebijakan. Kalau jelas dan kajiannya sudah sesuai, masyarakat pasti siap menerima itu,” pungkasnya. (Iswanto/ADV/DPRDKaltim)