{"id":476,"date":"2021-09-08T14:56:59","date_gmt":"2021-09-08T06:56:59","guid":{"rendered":"https:\/\/lintasmahakam.com\/?p=476"},"modified":"2021-09-09T06:25:06","modified_gmt":"2021-09-08T22:25:06","slug":"beredar-video-orang-utang-makan-di-area-tambang-batubara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lintasmahakam.com\/index.php\/2021\/09\/08\/beredar-video-orang-utang-makan-di-area-tambang-batubara\/","title":{"rendered":"Beredar Video Orang Utang Makan di Area Tambang Batubara"},"content":{"rendered":"\n<p><a href=\"https:\/\/lintasmahakam.com\/index.php\/2021\/09\/08\/beredar-video-orang-utang-makan-di-area-tambang-batubara\/\" title=\"https:\/\/lintasmahakam.com\/index.php\/2021\/09\/08\/beredar-video-orang-utang-makan-di-area-tambang-batubara\/\">LintasMahakam.com, Samarinda &#8211;<\/a> Sebuah video&nbsp;orangutan&nbsp;sedang makan di areal tambang batubara aktif beredar luas pada Minggu (29\/8\/2021) lalu. Video ini kemudian viral sehingga mendapat tanggapan beragam dari masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa pengunggah video menyebut lokasinya diduga berada di Kabupaten Kutai Timur. Di kabupaten ini memang cukup banyak areal tambang batubara dan perusahaan raksasa batubara.<\/p>\n\n\n\n<p>Komentar netizen kebanyakan mengaku kasihan melihat kondisi orangutan yang sedang makan di atas tumpukan batubara yang sedang ditambang oleh sebuah perusahaan tambang batubara. Orangutan tampak sedang memakan sesuatu.<\/p>\n\n\n\n<p>Seseorang yang memvideokan seperti berada di atas sesuatu. Berdasarkan kebisingan video tersebut, perekam berada di atas truk atau alat berat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cDatang dia minta makan,\u201d ucap perekam video.<\/p>\n\n\n\n<p>Orangutan yang direkam tampak sedang memakan sesuatu, pemberian dari perekam tadi. Jika dilihat secara seksama, perekam memberi sepotong roti.<\/p>\n\n\n\n<p>Latar suara video, selain kebisingan suara mesin, juga terdengar suara radio panggil. Dari suasana itu, orangutan berani mendatangi lokasi tambang batubara yang sedang beroperasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Direktur dan Founder Conservation Action Network (CAN) Borneo Paulinus Kristianto menjelaskan, Orangutan memiliki wilayah teritorial yang cukup luas untuk mencari makan. Wilayah tersebut sudah ada sejak orangutan masih bayi dan mengikuti pola mencari makan induknya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSetiap orangutan punya wilayah teritorialnya, punya wilayah jangkauannya. Biasanya, orangutan punya insting untuk mencari makan. Ketika musim hujan di sini dapat makan, ketika kemarau di sana ada makanan dan air,\u201d papar Paulinus saat dihubungi, Selasa (31\/8\/2021).<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika orangutan ingin kembali ke areal itu, sambungnya, kawasan itu sudah dikonversi, baik oleh tambang maupun kelapa sawit. Perubahan kawasan itu membuat orangutan kebingungan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cLokasi tambang kok orangutan masih di situ? Ya itu habitat dia. Itu terestrialnya dia,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika sebuah hutan yang menjadi habitat orangutan dikonversi, orangutan akan kebingungan dan harus mengulang kembali upaya membangun teritorialnya kembali. Orangutan harus membaca musim lagi dan menandai sebuah kawasan hutan pada musim tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMisalnya ada 4 titik yang ditandai&nbsp;orangutan&nbsp;kita sebut titik A, B, C, dan D. Nah di titik A itu ketika musim kemarau ada sumber airnya dan ada sumber buahnya. Di titik B, meski musim hujan dia tidak tenggelam dan buah juga ada. Seperti itu polanya,\u201d kata Paulinus.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kebingungan dan Kelaparan<\/h2>\n\n\n\n<div id=\"gallery-image-1758898\" class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter\"><a href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/regional\/read\/4645518\/video-orangutan-di-tambang-batubara-can-itu-teritorialnya#\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn1-production-images-kly.akamaized.net\/P7RNSeKnJg5n9FuEAev5Kxcmnbk=\/640x360\/smart\/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)\/kly-media-production\/medias\/1758898\/original\/077854100_1509683918-AP17306576731143.jpg\" alt=\"Orangutan Tapanuli\" \/><\/a><figcaption>Orangutan Tapanuli, orangutan spesies baru asal Indonesia. (James Askew\/Sumatran Orangutan Conservation Programme via AP)<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Orangutan adalah binantang liar yang selalu berusaha menghindari keramaian dan aktivitas manusia. Video tersebut menggambarkan orangutan kehilangan sifat liarnya sehingga mau menerima makanan dari manusia.<\/p>\n\n\n\n<p>Paulinus menyebut itu adalah bukti orangutan sedang kebingungan dan kelaparan. Orangutan sudah bingung mencari makan di wilayah mana lagi yang ada sumber buahnya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKalau secara umum, ketika orangutan sudah tidak ada sumber pakan, dia bisa makan apapun untuk survive. Dia jenis kera besar, jadi kemampuan dia untuk makan apapun itu bisa,\u201d kata Paulinus.<\/p>\n\n\n\n<p>Orangutan, tambahnya, juga termasuk omnivora. Jadi orangutan bisa makan apapun yang dikasih.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKetika dia sudah kelaparan, dia bisa makan apapun. Jika dilihat dari video tersebut, indikasinya orangutan itu kelaparan,\u201d pungkasnya.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>&#8212;<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Sumber : Liputan6.com<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebuah video\u00a0orangutan\u00a0sedang makan di areal tambang batubara aktif beredar luas pada Minggu (29\/8\/2021) lalu. Video ini viral dan mendapat beragam tanggapan<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":477,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-476","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"blog_post_layout_featured_media_urls":{"thumbnail":["https:\/\/lintasmahakam.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Orang-Utan-150x150.jpg",150,150,true],"full":["https:\/\/lintasmahakam.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Orang-Utan.jpg",1280,720,false]},"categories_names":{"13":{"name":"News","link":"https:\/\/lintasmahakam.com\/index.php\/category\/news\/"}},"tags_names":[],"comments_number":"0","wpmagazine_modules_lite_featured_media_urls":{"thumbnail":["https:\/\/lintasmahakam.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Orang-Utan-150x150.jpg",150,150,true],"cvmm-medium":["https:\/\/lintasmahakam.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Orang-Utan-300x300.jpg",300,300,true],"cvmm-medium-plus":["https:\/\/lintasmahakam.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Orang-Utan-305x207.jpg",305,207,true],"cvmm-portrait":["https:\/\/lintasmahakam.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Orang-Utan-400x600.jpg",400,600,true],"cvmm-medium-square":["https:\/\/lintasmahakam.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Orang-Utan-600x600.jpg",600,600,true],"cvmm-large":["https:\/\/lintasmahakam.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Orang-Utan-1024x720.jpg",1024,720,true],"cvmm-small":["https:\/\/lintasmahakam.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Orang-Utan-130x95.jpg",130,95,true],"full":["https:\/\/lintasmahakam.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Orang-Utan.jpg",1280,720,false]},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lintasmahakam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/476","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lintasmahakam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lintasmahakam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasmahakam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasmahakam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=476"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/lintasmahakam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/476\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":482,"href":"https:\/\/lintasmahakam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/476\/revisions\/482"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasmahakam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/477"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lintasmahakam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=476"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasmahakam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=476"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lintasmahakam.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=476"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}